Hukum Qurban Secara Online anda
Info Terkini

Hukum Qurban Secara Online

Di era digital seperti sekarang ini banyak hal bisa dilakukan secara online. Termasuk berqurban. Namun masih banyak orang yang sangsi dengan hal ini. Lantas seperti apa sih sebenarnya hukum qurban secara online?

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang bagaimana hukum qurban secara online yang Anda perlu tahu dan pahami beserta dalilnya. Jadi simak informasi selengkapnya dalam ulasan di bawah ini ya!

Hukum Qurban Secara Online

Sampai saat ini memang masih ada pro dan kontra mengenai hukum qurban secara online. Qurban online sendiri dianalogikan seperti wakalah. Apa itu wakalah?

Hukum Qurban Secara Online

Jadi wakalah merupakan sesuatu yang tidak bisa dilakukan sendiri sehingga harus diwakilkan kepada orang lain. Seseorang yang memenuhi syarat – syarat wakalah yaitu seseorang yang menitipkan dana kepada lembaga sosial untuk diwakilkan membeli hewan qurban, disembelihkan dan kemudian dibagikan oleh masing – masing pengurus lembaga.
Jadi dengan analogi tersebut, hukum wakalah diperbolehkan. Hal ini sesuai dengan apa yang telah dijelaskan dalam beberapa surat dalam al-qur’an di antaranya :

Surat Al-Kahfi : 19 yang artinya “Maka mintalah seseorang di antara kamu untuk membawa uang perakmu ini dan hendaknya dia melihat manakah makanan yang lebih baik dan ia membawa makanan itu untuk kamu”
Surat An-Nisa “ 35 yang artinya “Mintalah juru damai dari keluarga pihak laki – laki dan juru damai dari pihak keluarga perempuan”

Dalam kitab Al-Mughni yang merupakan sebuah kitab ditulis oleh Ibnu Qudamah juga mengatakan untuk sepakat atas kebolehan wakalah dan hajat yang memang tidak bisa ditunaikan sendiri sehingga diwalikan atau diwakilkan. Hal ini menjadi boleh karena tidak semua umat muslim pada saat itu juga bisa menunaikan keperluannya sendiri, oleh karena itu untuk menunaikan hajatnya butuh bantuan dari orang lain.

Seseorang yang melakukan qurban online sama halnya seperti mereka mengirim hewan qurban ke luar daerah atau menitipkan dana untuk dibelikan hewan qurban kepada orang lain. Namun memang ada beberapa hal yang menjadi konsekuensi ketika seseorang melakukan qurban secara online dan inilah yang menjadi kontra dari beberapa pihak mengenai qurban online.

Hukum Qurban Secara Online treand

Beberapa konsekuensi dari menjalankan qurban online di antaranya :

Tidak bisa memilih sendiri hewan qurban yang akan diqurbankan atas nama sendiri
Tidak bisa melihat langsung dan melakukan prosesi penyembelihan hewan qurban sendiri karena semua prosesnya diwakilkan pihak penyelenggara qurban online
Tidak bisa memakan daging yang diqurbankan sendiri. Sebagaimana aturannya bahwa 1/3 dari daging hewan qurban yang disedekahkan tersebut merupakan bagian orang yang berqurban. Jadi mereka yang berqurban secara online biasanya tidak akan mendapat bagian ini. Namun selama orang yang berqurban tersebut ikhlas hal ini sah – sah saja sebenarnya.
Tidak mengetahui secara pasti kapan hewan qurban yang diqurbankan akan disembelih. Hal ini menjadikan orang yang berqurban tidak tahu kapan pantangan qurban seperti tidak boleh memotong kuku dan rambut berakhir.

Namun beberapa konsekuensi tersebut tidak menjadikan qurban secara online tidak boleh dilakukan atau hukumnya menjadi haram. Hukumnya diperbolehkan, namun tetap dalam tata laksananya harus berhati – hati.

Pastikan Anda bekerjasama dengan pihak qurban yang kompeten dan amanah. Semoga apapun yang kita lakukan selalu dalam perlindungan Allah SWT dan dimudahkan segala urusan termasuk untuk berqurban bagi Anda yang ingin segera melakukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *