Info Terkini

Pahala Jariyah Karena Memuliakan Anak Yatim

slam sangat memuliakan anak yatim oleh sebab itu pahala jariyah karena memuliakan anak yatim sangatlah besar dalam agama Islam. Dalam Al-Qur’an, kata yatim bahkan disebutkan sebanyak 23 kali yaitu dalam 8 bentuk tunggal, 14 bentuk jamak dan 1 bentuk mutsanna.
Anak yatim sendiri merupakan anak yang tidak memiliki ayah. Al-qur’an secara tegas membahas bahwa anak yatim wajib dipelihara, disayangi dan dikasihi. Banyak pahala jariyah yang akan mengalir untuk orang yang menyayangi dan memuliakan anak yatim, apa sajakah?
Pahala Jariyah Karena Memuliakan Anak Yatim
Mendapatkan pertolongan langsung dari Allah SWT
Selain pastinya mendapat pahala karena selalu berbuat baik kepada sesama manusia, pahala jariyah karena memuliakan anak yatim yang akan didapatkan mereka yang peduli dan memelihara anak yatim adalah dijamin pertolongan langsung dari Allah SWT. Allah SWT berjanji bahwa siapa pun yang peduli terhadap sesama di dunia, maka Allah juga akan peduli terhadap kehidupannya.
Mendapat jaminan surga
Sesuai dengan HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum maka Allah akan menjamin surga untuknya. Kecuali jika ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni seperti syirik atau menyekutukan Allah.
Terhindar dari siksa akhirat
Melalui ayat – ayatNya dan sabda rasul-Nya, Allah SWT menegaskan bahwa siapa pun yang memelihara anak yatim dan mengasuhnya maka Allah akan menghindarkannya dari siksa akhirat di hari kiamat.
Hal tersebut disampaikan dalam HR. Thabrani dari Abu Hurairah, hadist nomor 8828 yang berbunyi “Demi yang mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat orang – orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan apa yang menjadi kelemahannya”.
Investasi amal untuk bekal di akhirat kelak
Dunia adalah kendaraan menuju akhirat. Oleh sebab itu jika kita menggunakannya dengan baik maka kita juga akan mendapatkan investasi akhirat yang tidak akan pernah ada putusnya.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika manusia telah mati maka amalnya akan terputus kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang manfaat serta anak yang saleh”. Nah, menyantuni dan menyayangi anak yatim termasuk ke dalam sedekah jariyah yang tak akan pernah ada putusnya.
Menjadi orang yang beruntung dan terbaik di sisi Allah SWT
Menyantuni anak yatim termasuk ke dalam salah satu ibadah sosial yang sangat dicintai Allah karena termasuk perbuatan yang mengajak berbuat kebaikan. Rasulullah SAW bersabda yang berbunyi, “Siapa yang menyeru kepada kebaikan, maka pahala untuknya seperti pahala orang yang mengerjakannya itu”
Mendapatkan peluang menjadi teman Rasulullah SAW di surga
Selain mendapat jaminan masuk surga, orang yang memelihara anak yatim juga mendapatkan peluang menjadi teman Rasulullah SAW di surga. Hal ini sesuai HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’ad (hadist shahih), Rasulullah bersabda “Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini.” Kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan kemudian merenggangkannya sedikit”
Mendapat predikat sebagai orang yang abrar
Menyantuni anak yatim dan memeliharanya, memberi makan mereka menjadi tanda – tanda akan mendapatkan kemuliaan juga di sisi Allah. Orang yang sayang dengan anak yatim akan mendapatkan predikat sebagai orang yang abrar atau orang – orang yang selalu berbuat kebajikan.
Sangat banyak keutamaan dan pahala jariyah karena memuliakan anak yatim. Oleh sebab itu semoga kita selalu menjadi orang yang memuliakan anak yatim agar bisa menikmati keutamaan dan pahala jariyah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *