Pengertian hukum dan makna ibadah qurban
Info Terkini

Pengertian, Hukum, dan Makna Ibadah Qurban

Umat Islam tentu sudah tak asing lagi dengan istilah ibadah qurban yang dilakukan di waktu idul adha. Ibadah qurban dilakukan di hari raya qurban. Hari raya qurban sendiri dikenal sebagai hari raya haji karena pada saat itu sedang dilakukan wukuf di Padang Arafah.

Ibadah qurban juga menjadi salah satu ibadah yang diperintahkan dilakukan untuk memperingati pengorbanan dan keikhlasan nabi Ibrahim As dan anaknya yaitu Nabi Ismail. Pengertian, hukum, dan makna ibadah qurban seperti apa bisa Anda simak dalam uraian di bawah ini!

Pengertian, Hukum dan Makna Ibadah Qurban

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian, hukum dan makna ibadah qurban. Jadi, qurban berasal dari bahasa Arab Qariba yang artinya dekat atau mendekatkan. Jadi ibadah qurban dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pengertian hukum dan makna ibadah qurban ini

Dalam kaitannya dengan ibadah qurban juga dikenal istilah udlhiyyah yang merupakan nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya qurban. Juga ada istilah tadlhiyyah yang digunakan sebagai makna berqurban itu sendiri.
Ibadah qurban hukumnya adalah sunnah muakad bagi umat muslim yang mampu. Sunnah muakad di sini maksudnya dalah sunnah yang ditekankan pelaksanaannya. Dilakukan pada bulan Dzulhijjah dalam penanggalan Islam tepat pada hari raya idul adha tanggal 10 Dzulhijjah.

Dalam berqurban, binatang yang diperbolehkan untuk disembelih adalah hewan ternak seperti domba, kambing, sapi atau pun unta. Sementara hewan yang tidak boleh diqurbankan adalah di luar binatang tersebut seperti burung, ayam, bebek dan sejenisnya.

Untuk hewan unta dan sapi yang diqurbankan mencukupi untuk nama 7 orang yang berqurban baik dalam satu keluarga atau tidak. Sementara untuk hewan qurban kambing hanya mencukupi kebutuhan qurban 1 orang saja.

Dalam pemilihan hewan qurban, terdapat beberapa syarat sahnya hewan yang digunakan untuk berqurban. Di antara beberapa syarat sahnya hewan yang harus digunakan berqurban di antaranya :

Pengertian hukum dan makna ibadah qurban anda

Domba yang digunakan untuk berqurban umurnya harus lebih atau sama dengan usia satu tahun sempurna dan memasuki tahun kedua
Kambing yang dinyatakan sah untuk diqurbankan adalah kambing yang sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga
Sapi untuk berqurban sah ketika sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun yang ketiga
Dalam memilih hewan yang akan diqurbankan, Anda juga harus pahami tentang syarat tidak sahnya hewan yang diqurbankan. Hewan seperti domba, kambing, sapi atau unta yang tidak sah untuk diqurbankan jika hewan tersebut :
Mengalami cacat atau matanya buta
Binatang yang pincang pada salah satu kakinya
Hewan yang sangat kurus
Hewan yang sedang sakit
Binatang yang telinganya terputus sebagian atau bahkan seluruhnya
Binatang yang ekornya sebagian atau bahkan seluruhnya terputus

Ibadah qurban menjadi salah satu ibadah pengorbanan yang maknanya sangat dalam. Adapun makna ibadah qurban di antaranya :

Ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT
Ibadah yang dilakukan untuk meneladani dan mengingat kembali pengorbanan nabi Ibrahim dan Ismail
Ibadah yang sangat disukai oleh Allah SWT dan berpahala sangat besar
Salah satu ibadah yang menekankan pentingnya gotong royong dalam proses penyembelihan hewan dan pembagian daging qurban
Menyebarkan kebaikan dan menekankan pentingnya berbagi
Merupakan amalan yang paling utama di idul adha

Itulah pengertian, hukum dan makna ibadah qurban yang Anda perlu tahu dan pahami. Semoga kita bisa belajar dan meneladani kebaikan dari pelaksanaan ibadah qurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *